Hebat, Dosen STIE Bima Lolos PKM bersama Mahasiswa

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

 

KOTA BIMA,- Kabar membanggakan datang dari Dosen Berbakat, Kartin Aprianti, M.Pd. Mahasiswa Bimbingannya yaitu Syaidinil Aksa, Nurayu Safitri dan Cici Nurhidayati lolos Program Kreatifitas Mahasiswa- Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) tahun 2021.

“Alhamdulillah ini adalah sesuatu yang membanggakan bagi saya dan tim. Tentu saja berkat motivasi dan bimbingan dari Pimpinan Lembaga STIE Bima dan rekan-rekan dosen, Tim saya lolos PKM-RSH 2021,” ujar Kartin.

Pada PKM-RSH, Tim nya mengangkat judul Penguatan Self Regulation Learning: Solusi Meminimalisasi Academic Burnout Era Pandemi Covid 19. Hal itu selaras dengan kondisi saat ini yang sedang terserang wabah Corona. “Kondisi Covid 19 ini tidak menentu, jadi kita harus mampu menciptakan suasa belajar atau kerja yang menyusaikan dengan pandemic ini.

Judul yang diangkat memfokuskan bagaimana penguatan regulasi Belajar mandiri untuk meminimalisir kejenuhan atau stress belajar saat pandemic ini. Dengan sasarannya adalah mahasiswa yang ada di Kota Bima. “Kita jelas tahu, bagaimana sistim belajar kita saat pandemic ini. Jadi kita harus mampu menentukan regulasi yang tepat agar mahasiswa tidak jenuh atau stress walaupun belajar secara mandiri di rumah masing-masing.” Tegas ibu satu anak ini.

Kegiatan PKM-RSH akan dimulai dengan pembagian kuisioner pada sejumlah mahasiswa. Hal itu dilakukan untuk melihat tingkat stress atau kejenuhan belajar. “Nanti mahasiswa yang memiliki skala kejenuhan atau stress tinggi, yaitu nilai tiga sampai lima, maka itu yang kita pilih sebagai sampel,” jelasnya.

“Setelah itu, kita akan determinan/indikator mana yang paling tepat untuk mengurangi atau meminimalisasi stres atau kejenuhan belajar. Tersebut. Tentu sudah ada perencanaan perlakuan yang sudah kami susun,” jelasnya.

Dia berharap, hasil PKM-RSH yang tim nya kerjakan ini dapat memberikan sumbangsi dalam mengatasi masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini. “Tentu kami berharap apa yang kami lakukan bisa bermanfaat. Bahkan juga bisa menjadi rujukan,” Pungkasnya.